Klasifikasi dan Morfologi gajah Kalimantan

Klasifikasi dan Morfologi gajah Kalimantan
1. Taksonomi
Secara taksonomis, (BKSDA Kalimantan Timur; WWF Indonesia, 2006; Kerala News, 2006; E-Smart School, 2006; Wardhana, 2006) tersusun sebagai berikut:
Regnum : Animalia (Metazoa)
Sub Regnum : Eumetazoa
Super Phylum : Bilateria: Deuterostomia
Phylum : Chordata
Sub Phyllum : Vertebrata
Classic : Mamalia
Sub Class : Theria
Infraclassic : Placentalia
Ordo : Proboscidea
Sub Ordo : Ruminantia
Infra Order : Pecora
Familia : Elephantidae
Sub Familia : Elephantidae
Genus : Elephas
Species : Elephas maximus
Sub-Species : Elephas maximus borneensis

2. Morfologi
Gajah Kalimantan diberi nama Bornean Pygmy Elephant karena bentuk yang kecil daripada gajah lain yang ada di dunia. Dari tinggi badan, sub-spesies baru ini adalah kira-kira lebih pendek dari pada gajah lainnya. Gajah jantan memiliki tinggi badan antara 1,7 meter hingga 2,6 meter dan tinggi gajah betina antara 1,5 meter hingga 2,5 meter (Rasid, 2003). Gajah Kalimantan berkulit abu-abu kehitaman (Harto, 2006). Menurut Wulffrat dkk (2007), ukuran gajah Kalimantan terkecil diantara gajah-gajah Asia lainnya, bentuk tubuh lebih bulat, ekor panjang hampir ke tanah, gading lebih lurus, kepala bagian dorsal terdapat cekungan dibagian tengahnya, serta lebih teradaptasi untuk hidup di daerah perbukitan. Gajah Kalimantan mempunyai telinga lebih besar, tinggi individu jantan 2,5 meter, sedangkan gajah Asia lainnya dapat mencapai 3 meter, mempunyai warna yang sama dengan gajah Asia lainnya (www.wwf.or.id, 2010).
Gajah Kalimantan (Putra, 2008) mempunyai ukuran rata-rata panjang jejak kaki depan individu dewasa adalah 53 cm, lebar rata-rata 41,5 cm dan untuk panjang jejak kaki belakang adalah 58 cm dan lebar rata-rata jejak kaki belakang kelas umur dewasa adalah 43 cm, panjang tapak kaki depan individu remaja adalah 42 cm dengan kisaran 35-49 cm, lebar rata-rata 30,7 cm dengan kisaran 18-39 cm dan untuk  panjang jejak kaki belakang adalah 43 cm dengan kisaran 39-48 cm dan lebar rata-rata jejak kaki belakang kelas umur remaja adalah 32, 25 cm dengan kisaran 28-38 cm dan ukuran rata-rata panjang jejak kaki belakang individu anak adalah 16 cm dan lebar rata-rata jejak kaki belakang kelas umur anak adalah 12 cm.

Tabel 1. Perbedaan morfologi gajah kalimantan dan gajah sumatera (Putra, 2007)
No Gajah Kalimantan Gajah Sumatera
1 Ukuran tubuh lebih kecil dari Gajah Sumatera Ukuran tubuh lebih besar dari Gajah Kalimantan
2 Bentuk tubuh lebih membulat Bentuk tubuh lebih ramping
3 Ekor lebih panjang dan nyaris menyentuh tanah Ekor tidak lebih panjang dan tidak nyaris menyentuh tanah
4 Telinga lebih besar Telinga lebih kecil
5 Gading lurus Gading melengkung

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s