Konsep Dasar Heritabilitas

Konsep Dasar Heritabilitas

Nilai pengamatan terhadap sifat tertentu dari suatu individu yang dapat diukur, dinamakan nilai fenotipe dari suatu
individu itu. Nilai fenotipe dari suatu individu adalah hasil bersama dari
pengaruh-pengaruh fenotipe dan lingkungannya.
Hubungan tersebut dapat diucapkan menjadi linier aditif (Falooner, 1967).

P = G + E

Dimana :

P  =  Nilai fenotipe

G  =  Nilai genotipe

E  = Simpangan lingkungan, yaitu perubahan yang timbul pada nilai fenotipe disebabkan bervariasinya keadaan lingkungan.

Variasi fenotipe diduga oleh ragam fenotipe yang juga disebut ragam tetap dan merupakan jumlah dari ragam
genetik total dan ragam lingkungan, dengan anggapan tidak ada interaksi antara genotipe dengan lingkungan.
Variasi genetik diduga oleh ragam genetik aditif dan ragam genetik non aditif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s